China Buat Tandingan ChatGPT
Di kutip dari Cnbcindonesia.com ChatGPT adalah robot percakapan (chatbot) yang dikembangkan menggunakan teknologi kecerdasan buatan besutan OpenAI. Kecerdasan chatbot ini berhasil menarik jutaan pengguna hanya dalam hitungan hari.
Bisa jadi, kesuksesan ini yang membuat raksasa mesin pencarian asal China, Baidu, berusaha membuat tiruannya. Reuters melaporkan jika Baidu berencana meluncurkan chatbot AI yang mirip dengan sistem keluaran OpenAI
Bloomberg melaporkan Baidu berencana menyematkan sistem chatbot-nya dalam layanan pencariannya lebih dulu.Baidu adalah perusahaan penyedia platform pencarian internet, atau bisa dibilang sebagai "Google-nya China".
Selain Baidu, ada Google yang juga berusaha menantang ChatGPT. CEO Sundar Pichai sampai harus meminta bantuan dua pendiri Google Larry Page dan Sergey Brin untuk menyusun strategi Google bersaing dengan ChatGPT.
Pasalnya, OpenAI dikabarkan telah menyepakati kerja sama strategis dengan Microsoft. Bahkan, Microsoft telah berkomitmen mengucurkan miliaran dolar AS ke OpenAI
Kembalinya Page dan Brin ke Google cukup luar biasa. Mengingat, Page terbilang cukup jarang mengurusi Google sejak tak menjabat jadi CEO tahun 2015. Dia terlihat terakhir kali saat diundang oleh Donald Trump ke Gedung Putih pada 2016.
New York Times melaporkan Pichai kebingungan menghadapi ChatGPT. Dia menganggap sistem itu bisa bekerja lebih baik dari Google Search.
Page dan Brin dilaporkan telah bertemu dan mengadakan rapat dengan para petinggi perusahaan. Mereka menyusun rencana dan menyetujui integrasi fitur chatbot dengan Search